“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”
( Filipi 1:21)
Pernahkah memikirkan untuk apakah Saudara hidup di dunia ini? Banyak orang yang di luar sana memandang hidup secara sederhana. Bahkan cenderung dianggap sepele. Hidup ini kerap dipahami sebagai panggung sandiwara. Karena itu, mereka tidak serius dalam menjalani hidup. Benarkah begitu? Tentang hidup ini, suatu kali, seorang hamba Tuhan melontarkan pertanyaan demikian.
Untuk apa sekolah baik-baik? Supaya dapat pekerjaan yang baik.
Untuk apa pekerjaan yang baik? Supaya dapat uang yang banyak.
Untuk apa uang yang banyak? Biaya sekolah anak, supaya dapat pendidikan yang baik.
Untuk apa anak dapat pendidikan yang baik? Supaya ia dapat pekerjaan yang baik.
Untuk apa ia dapat pekerjaan yang baik? Supaya dapat uang yang banyak.
Untuk apa uang yang banyak? Biaya sekolah anaknya, supaya dapat pendidikan yang baik.
Perhatikan. Jika tidak hati-hati, kita bisa terjebak pada lingkaran setan yang tidak berujung pangkal ini. Paulus adalah hamba Tuhan yang tahu fokus hidupnya. la berkata, "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Flp 1:21)."
Rasul Paulus telah menetapkan fokus hidupnya hanyalah Kristus. Artinya, ia tidak berpaling pada sesuatu yang lain. Apa pun yang akan terjadi, Kristuslah pusat hidupnya. Setiap hari ia memandang Kristus dan bekerja untuk memberi buah (Flp 1:22) . Luar biasa! Apapun yang dilakukan Paulus dalam pelayanannya semata-mata hanya untuk memberi buah bagi Kristus dan buah yang membuat orang di sekitarnya makin mengenal Kristus.
Bagaimana dengan Saudara? Apakah Saudara sudah merumuskan tujuan hidup Saudara? Apa yang akan Saudara hasilkan dalam setahun, 5 tahun, atau 10 tahun ke depan? Apa yang ingin Saudara persembahkan bagi Tuhan? Atau Saudara hanya sekadar hidup mengalir bak sungai yang sedang banjir? Ingatlah! Tuhan menetapkan Saudara untuk suatu tujuan mulia. Karena itu, pastikan fokus hidup Saudara. Hiduplah dan jadikan hidup Saudara untuk memuliakan Dia, amen ?
Semoga Tuhan memberkati…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar